MENGIDENTIFIKASI SISTEM OPERASI PADA JARINGAN
PENJELASAN :
1.1 SISTEM OPERASI YANG BERJALAN DI JARINGAN DIIDENTIFIKASI
1.1.1 SISTEM OPERASI JARINGAN BERBASIS TEXT
Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diha rapkan untuk menghafal sintax-sintax atau perintah command line yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut:
a. Linux Debian.
b. Linux Suse.
c. Sun Solaris,
d. Linux Mandrake.
e. Knoppix.
f. MacOS.
g. UNIX.
Sistem operasi berbasis text atau Command Line Interface (CLI) adalah sistem operasi yang tampilan antarmukanya hanya menampilkan text saja berupa huruf, angka dan karakter khusus. Dari tampilannya sendiri, sistem operasi berbasis text kurang menyenangkan bagi pengguna.
Sebagian besar dari sistem operasi sering kita temukan selain bisa di-install pada mode GUI juga bisa di-install pada mode CLI (Command Line Interface), tapi pada umumnya sis tem operasi yang dipasang pada komputer server atau router adalah yang berbasis CLI. Hal ini dilakukan agar resources yang tersedia pada mesin lebih difokuskan untuk menangani servis servis yang disediakan oleh mesin tersebut, bukan diorientasikan untuk pengolahan grafis.
Kelebihan sistem operasi berbasis text adalah sebagai berikut :
Pengoperasiannya mudah
Space yang dibutuhkan tidak besar.
Tidak memerlukan memori yang besar.
Kompatibel hampir ke semua software dan hardware.
Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Text :
Mode operasinya text
Tidak User Friendly
Tidak kompatibel terhadap software grafis.
1.1.2 SISTEM OPERASI JARINGAN BERBASIS GUI
Adalah sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintaks-sintaks atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI :
Linux Redhat
Windows NT 3.51
Windows 2000 (NT 5.0)
Windows Server 2003
Windows XP
Microsoft MS-NET
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Sedangkan sistem operasi grafik atau Graphical User Interface (GUI) adalah sistem operasi yang tampilan antar mukanya didesain dan memiliki tampilan yang lebih atraktif sehingga membuat pengguna komputer lebih nyaman dan menyenangkan. Sistem operasi GUI adalah sistem operasi yang merupakan pengembangan dari sistem operasi berbasis text.
Kelebihan sistem operasi berbasis grafis adalah sebagai berikut :
1. Desain grafis yang lebih menarik.
2. Mudah digunakan (User friendly)
3. Menarik minat pengguna
4. Berinteraksi dengan komputer secara lebih baik.
5. Resolusi gambar yang tinggi
6. Kekurangan Sistem Operasi Berbasis Grafis.
7. Membutuhkan memori yang besar
8. Sangat bergantung kepada hardware
9. Membutuhkan banyak tempat pada layar komputer
10. Kurang fleksibel.
1.2 INFORMASI CARA MENGINSTAL DAN MENGKONFIGURASI JARINGAN PADA SISTEM OPERASI YANG DIPAKAI DIKUMPULKAN
1.2.1 CARA MENGINSTAL DRIVER NIC PADA SO BERBASIS WINDOWS
Sebelum memulai pemasangan protokol, di ambil di kutip dari sosiologi-pendidikan kalian harus menginstal driver LAN Card yang digunakan. Seperti menggunakan LAN Card/Ethernet Surcom/Realtek dengan chipset RTL802 dan dengan kecepatan akses 10/10 Mbite. LAN Card ini secara standar telah dikenali oleh sistem operasi Windows 9x/XP.
Kalian juga dapat menggunakan berbagai merek LAN Card lain yang lebih tinggi. Saat ini kalian dapat menemukan ethernet dengan kecepatan akses 10/100 atau 100/100 Mb. Apabila kalian membeli ethernet terbaru, biasanya driver akan disertakan pada disket. Kalian dapat menggunakan driver tersebut untuk penginstalan.
Selanjutnya, cobalah untuk melakukan penginstalan driver LAN Card. Dalam penginstalan ini diasumsikan bahwa driver sebelumnya belum terinstal. Berikut langkah yang harus kalian lakukan:
Dari menu Start klik -Settings-control Panel.
Selanjutnya, control panel akan membawa kalian pada jalanan utama Control Panel
Lalu pilih ikon Network untuk masuk dalam halaman setting jaringan. Jika kalian belum menginstal driver ethernet, maka halaman akan terlihat kosong. Driver standart akan di instal pada saat penginstalan windows pertama kali.
Jika driver yang terinstal tidak sesuai dengan LAN Card yang anda miliki, maka kalian harus meng-updatenya atau melakukan penginstalan ulang dengan driver yang sesuai dengan LAN Card yang ada.
Sebelum menambah driver LAN Card yang baru, sebaiknya kalian menghapus semua komponen yang telah terinstal sebelumnya. Caranya dengan memilih salah satu komponen yang akan dihapus, kemudian mengklik tombol Remove. Setelah semua komponen di hapus, Network dalam keadaan kosong.
Kalian dapat menginstal driver LAN Card dengan cara mengklik tombol Add. Selanjutnya akan tampak halaman utama penginstalan.
Karena kalian akan melakukan penginstalan driver LAN Card, kalian harus memilih menu Adapter. Selanjutnya, klik tombol Add. Pemilihan menu ini akan membawa kalian pada halaman penentuan driver yang telah disediakan oleh windows.
Pada halaman tersebut kalian dapat menentukan jenis LAN Card dan driver yang sesuai dengan perangkat keras yang kalian miliki. Apabila kalian menggunakan perangkat keras kartu LAN dengan merek yang sama, kalian dapat memilih jenis Realtek pada kolom Manufactures dan jenis Realtek RTL8029 PCI Fast Ethernet pada kolom Network Adapter.
Klik OK apabila driver telah ditemukan, jika kalian tidak menemukan satu jenis driver yang sesuai dengan LAN Card yang kalian miliki, atau apabila kalian menggunakan LAN Card dengan versi terbaru, biasanya pada saat membeli akan disertakan disket driver.
Apabila kalian ingin menggunakan driver pada disket bawaan, kalian dapat menginstalnya melalui halaman Install From Disk. Klik tombol Have Disk untuk masuk ke halaman tersebut.
Pada halaman Install From Disk, kalian dapat menggunakan tombol Browse untuk menentukan posisi driverLAN Card . Setelah posisi driver ditemukan, klik tombol OK. Tunggulah proses instalasi, sehingga pada halaman Network akan tampak hasil instalasi.
Catatan: Apabila kalian menggunakan sistem operasi windows 98 ke atas, secara otomatis komputer windows kalian mengenali LAN Card dengan spesifikasi di atas. Kalian tidak harus melalui tahap penginstalan di atas kecuali dengan spesifikasi LAN Card berbeda.
1.2.2 CARA MENGKONFIGURASI JARINGAN BERBASIS GUI (WINDOWS & LINUX)
Cara Konfigurasi Jaringan GUI, yaitu dengan cara :
1. Pilih Tab System = Administration = Network
2. Masukan Pasword user Root kita dan silahkan rubah konfigurasi jaringan sesuka hati.
1.2.3 CARA MENGKONFIGURASI PERANGKAT JARINGAN PADA SO JARINGAN BERBASIS TEXT
Jaringan komputer adalah kumpulan sejumlah komputer yang saling terhubung untuk dapat saling berkomunikasi dalam bentuk sharing data, chating, browsing dan lainya. Artikel kali ini akan membahas tentang sistem jaringan pada mesin Linux. Sistem Linux mempunyai kemampuan untuk administrasi sistem jaringan dengan berbasis GUI dan berbasis Text. Tutorial kali ini membahas administrasi sistem jaringan pada mesin Linux berbasis Text yakni dengan menggunakan sistem console atau shell linux yang mempunyai kemiripan dengan comment prompt atau dos prompt pada mesin windows.
A. Mendeteksi Kondisi Kartu Jaringan (NIC)
1. Memeriksa keberdaan kartu jaringan
Saat pc melakukan booting, mesin linux akan melakukan pendeteksian semua perangkat keras yang terpasang untuk melakukan pengecekan ulang, termasuk juga kartu jaringan. Jika muncul pesan eth0 bernilai [OK] maka kertu jaringan bisa digunakan, tapi jika pesannya adalah eth0 bernilai [FAILED] maka kartu jaringan perlu dilakukan instalasi ulang atau upgrade.
2. Memeriksa kartu jaringan dengan perintah, #modprobe [nama kartu jaringannnya]
[root @ sambaserver root ]# modprobe rtl8139 => jika [OK] maka bisa dipakai.
B. Memasang IP Address melalui konsole atau shell linux
1. Melihat kondisi settingan kartu jaringan dengan perintah ifconfig
[root @ sambaserver root ]# ifconfig.
2. Jika IP address belum ada, maka pengisian IP address dengan perintah ifconfig sbb :
[root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 [no IP adrress] netmask [nonetmask/subnetmask] broadcast [no pancaran].
3. Memasang IP address pada alamat eth0 [root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 192.168.1.200 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255
4. Memeriksa konfigurasi IP address [root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 => (hanya alamat pada eth0}# ifconfig => (informasi alamat yang lengkap)
5. Menonaktifkan kartu jaringan pada eth0 (disable) [root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 down
6. Mengaktifkan kembali kartu jaringan pada eth0 (activated) [root @ sambaserver root ]# ifconfig eth0 up
7. Daemon yang digunakan pada jaringan Daemon yaitu program untuk menangani system jaringan. Linux memiliki daemon yang bernam network yang berada dalam direktori = /etc/rc.d/init.d/network Sintak untuk mengaktifkan daemon jaringan adalah sbb:
# /etc/rc.d/init.d/network {start | stop | restart | reload | status }
8. Menjalankan Daemon jaringan [root @ sambaserver root ]#/etc/rc.d/init.d/network start
jika muncul pesan [OK] maka konfigurasi berhasil dan daemon dah aktif.
9. Menjalankan kembali daemon jaringan [root @ sambaserver root ]# /etc/rc.d/init.d/network restart.
10. Mematikan daemon jaringan [root @ sambaserver root ]# /etc/rc/d/init.d/ network stop.
C. Membuat file untuk konfigurasi IP address
Proses intalasi / setting IP tersebut diatas sifatnya hanya sementara, artinya jika komputer dimatikan atau restart maka saat hidup lagi settingan IP sudah hilang. Maka settingan IP addres sebaiknya dilakukan saat instalasi linux pertama kali.
Namun demikian ada cara lain, agar settingan IP address tidak hilang yaitu dengan membuat file konfigurasi tersendiri yang akan mengkonfigurasi saat Pc booting. Caranya adalah sbb :
1. Saat login kedalam mesin linux, maka masuklah dengan user root sebagai super user/administrator. Namun jika sudah terlanjur dengan user biasa, bisa login ulang dengan perintah $ su
[user @ sambaserver user ] $ su {user bisa}
password : * * * * * {sebagi user root}
[root @ sambaserver root ]
2. Buat file konfigurasi jaringan pada rc.local yang berada di direktori /etc/init.d, yang berupa file local yang akan dijalankan setiap kali PC booting.
3. buka file tersebut dengan editor vi, dengan perintah sbb :
[root @ sambaserver root ]# vi /etc/init.d/rc.local lalu tambahkan baris berikut, dengan mengawalinya menekan huruf [I] =
/sbin/modprobe rtl8139 => aktifkan kartu jaringannya
/sbin/ifconfig eth0 192.168.1.200 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255
=> setting ip addressnya
/sbin/ifconfig lo 127.0.0.1 => aktifkan ip address mesin local
/sbin/ifconfig eth0 up = > aktifkan eth0 yang sudah berisi ip address
/sbin/ifconfig lo up => aktifkan lo yang sudah berisi ip addres local
4. Simpan file rc.local tersebut dengan cara menekan [esq], lalu tombol [shift] + [:] dilanjutkan tekan huruf [w] dan [q] lalu [enter].
1.2.4 CARA MENGECEK JARINGAN BEKERJA DENGAN BAIK
Untuk memeriksa kecepatan download dan upload, kamu bisa menggunakan dua cara, yakni dengan menggunakan aplikasi dan mengakses langsung pada situs yang menyediakan layanan tersebut. Kamu juga bisa menggunakan cara ini di laptop atau di smartphone, dan caranya juga tak berbeda jauh.
Mari lihat cara yang pertama, mengakses langsung situs yang menyediakan layanan cek koneksi internet. Kamu bisa memilih dua website yang paling sering digunakan, yakni speedtest.net dan speedtest.co.id. Keduanya sama-sama mudah digunakan. Kamu tinggal mengetikkan alamat tersebut pada browser, dan tunggu hingga laman memuat sempurna. Selanjutnya, kamu tinggal klik saja GO atau Start Test, dan tunggu hasilnya. Dalam waktu singkat kamu sudah bisa mengetahui kecepatan download dan upload dari koneksi yang tengah kamu gunakan. Cara yang sama bisa kamu lakukan pada smartphone yang kamu punya.
Selanjutnya, kamu bisa juga mengunduh aplikasi serupa di layanan yang kamu gunakan. Setelah terpasang, buka aplikasi tersebut. Nantinya kamu akan diajak untuk melihat Privacy Policy yang dimiliki aplikasi tersebut. Klik Next untuk melanjutkan. Aplikasi akan meminta izin untuk mengakses lokasi dan mengidentifikasi layanan yang kamu pakai, klik Continue bila setuju. Setelah itu baru aplikasi bisa kamu gunakan untuk cek koneksi internet dengan klik GO, sama seperti yang ada pada tampilan web.
Di sini kamu akan menemukan beberapa informasi, seperti kecepatan download, kecepatan upload, kondisi ping, keadaan packet loss (ada atau tidak), jaringan yang kamu gunakan, serta server mana yang kamu pakai. Cukup lengkap ya untuk ukuran aplikasi gratis?
Sedikit tambahan informasi, coba kamu lihat hasil speedtest tadi dan perhatikan hasil upload dan download-nya. Kalau angka yang tertera di antara keduanya saling mendekati maka bisa dikatakan provider internet kamu memiliki bandwidth yang simetris. Keuntungan dengan memiliki bandwidth simetris adalah aktivitas digital kamu menjadi lebih lancar.
Cek Koneksi Internet :
Setelah mengetahui cara cek koneksi internet secara mudah pada poin pertama tadi, kamu juga bisa mengecek ping dari koneksi yang kamu punya. Ping sendiri adalah cara untuk memeriksa koneksi antara dua perangkat, dalam hal ini perangkat yang kamu gunakan dan server dari Google. Gambaran sederhananya adalah chat dikirimkan ke Google, lalu Google membalasnya, nah jeda waktu ini yang disebut ping dan ditunjukkan dalam ukuran ms atau milisecond.
Semakin kecil ping yang kamu miliki, maka semakin baik stabilitas internet yang kamu gunakan. Lalu bagaimana cara memeriksanya?
1. Klik Logo Star di Leptop
2. Ketikan CMD dan tekan Enter
3. Masukan Ping.goggle.com-t (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter
4. Kamu akan secara langsung melihat hasil ping yang barusan kamu lakukan.
Hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk daftar yang terus bertambah, karena cara ini digunakan untuk memeriksa ping setiap waktu atau continue. Jadi kamu bisa memonitor secara real-time kondisi jaringan yang kamu gunakan. Jika koneksimu cukup stabil, maka ping yang terbaca pada hasil tersebut akan berada di range yang tidak terlalu jauh (misalkan angkanya 32, kemudian 34, kemudian 31, kemudian 29, dan seterusnya).
Kamu juga bisa cek koneksi internet untuk melihat stabilitas ping dengan aplikasi di smartphone yang kamu miliki. Kamu tinggal mengunduh aplikasinya dengan nama Ping Appsteka, dan melakukan hal serupa pada smartphone.
Jika Koneksi Tidak Stabil Cek Beberapa hal ini :
Pertama, mungkin koneksi atau WiFi yang kamu gunakan sedang digunakan oleh banyak orang lain. Biasanya semakin banyak penggunanya maka semakin lambat pula koneksi yang kamu gunakan.
Kedua, paket internet sudah mendekati nol, hal ini biasa terjadi pada paket internet yang menggunakan FUP. Jadi sebisa mungkin pastikan paket yang kamu gunakan tidak memiliki batasan FUP atau FUP yang sangat besar.
Ketiga, ISP yang kamu gunakan kurang berkualitas. Well, mungkin jadi masalah yang cukup fundamental, tapi kualitas ISP yang kamu gunakan sangat menentukan kecepatan dan stabilitas internet yang kamu nikmati. Jadi jangan sampai salah pilih provider internet, ya!